Apa Dampak Penyakit OCD, Yang di Alami Aliando Syarief Saat Ini -->

Apa Dampak Penyakit OCD, Yang di Alami Aliando Syarief Saat Ini

IFUT COY
Thursday, 27 January 2022

Ifutcoy.my.id - Aliando Syarief Terkena Gangguan Jiwa, Apa Dampak Penyakit OCD ? Aliando Syarief mengaku selama ini mengidap penyakit mental yang dikenal sebagai Obsessive Compulsive Disorder.

Apa Itu OCD ?

OCD adalah gangguan di mana orang memiliki pikiran, ide, atau sensasi yang berulang dan tidak diinginkan (obsesi) yang membuat mereka merasa terdorong untuk melakukan sesuatu secara berulang (kompulsi).

Pengertian OCD (Obsessive Compulsive Disorder)
 
Obsessive compulsive disorder (OCD) adalah gangguan mental yang menyebabkan penderitanya merasa harus melakukan suatu tindakan secara berulang-ulang. Bila tidak dilakukan, penderita OCD akan diliputi kecemasan atau ketakutan.

Gangguan obsesif kompulsif dapat dialami oleh siapa saja. Meski lebih sering terjadi di awal usia dewasa, OCD juga bisa terjadi pada anak-anak atau remaja. Penderita OCD terkadang sudah menyadari bahwa pikiran dan tindakannya tersebut berlebihan, tetapi tetap merasa harus melakukannya dan tidak dapat menghindarinya.

Penyebab dan Faktor Timbul Penyakit OCD

Penyebab OCD belum diketahui secara pasti, namun terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami OCD, yaitu:

1.  Menderita gangguan mental
2.  Memiliki anggota keluarga yang menderita OCD
3.  Pernah mengalami peristiwa tidak menyenangkan

Penyebab OCD dan Diagnosis

Penyebab Gejala OCD adalah gangguan pikiran yang menimbulkan rasa cemas atau takut terus menerus, dan perilaku yang dilakukan berulang kali guna menghilangkan kecemasan tersebut.

Sebagai contoh, penderita OCD yang takut terkena penyakit, akan mencuci tangan secara berlebihan atau terlalu sering membersihkan rumah. Gejala gangguan jiwa ini perlu dibedakan dengan OCPD (obsessive compulsive personality disorder) yang merupakan gangguan kepribadian.

Psikiater akan melakukan wawancara secara mendalam mengenai pikiran dan perilaku yang timbul, serta menggali dampaknya pada kehidupan penderita.

Bagaimana Pengobatan Penyakit OCD

Psikiater juga akan memastikan dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan lanjutan, untuk melihat adanya penyakit lain yang bisa mengakibatkan munculnya gejala OCD.

Pengobatan OCD ( Obsessive compulsive disorder )

Pengobatan OCD bertujuan untuk mengendalikan gejala yang muncul, sehingga metode yang dilakukan tergantung kepada tingkat keparahan gejala. Metode pengobatan bagi penderita OCD dapat berupa terapi perilaku kognitif, pemberian obat antidepresan, atau kombinasi dari kedua metode tersebut. Pada beberapa penderita, pengobatan perlu dilakukan seumur hidup.

Apa Dampak Penyakit OCD ?
Baca Juga

    7 Cara Tubuh Tetap Sehat Saat Puasa Ramadhan
    4 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan
    5 Manfaat operasi plastik bagi tubuh

Kompulsi adalah kegiatan repetitif yang bertujuan untuk mengalihkan penyandang OCD dari obsesinya. Perlu diingat, kompulsi yang dialami oleh penyandang OCD tidak hanya dilakukan sekali dua kali, namun hingga berpuluh-puluh kali.

Berbeda dengan kebanyakan orang, kompulsi ini dilakukan tanpa tujuan, murni karena terpaksa. Selain itu, kompulsi juga dapat timbul dalam bentuk penghindaran. Contohnya, penyandang OCD dengan obsesi kotoran akan menghindari segala sesuatu yang dapat membuatnya kotor.

Berdasarkan penelitian dari American Psychiatric Assosiation, ditemukan bahwa faktor genetik dapat meningkatkan risiko timbulnya OCD sama seperti gangguan mental lain. Namun, uniknya OCD juga dapat timbul akibat infeksi bakteri yaitu Streptokokus.

Kondisi ini hanya timbul pada anak-anak. Hanya, tidak diketahui secara pasti apakah infeksi tersebut yang menyebabkan OCD atau hanya memicu gejala OCD pada anak-anak yang memang sudah memilikinya.

Gangguan mental OCD ini bersifat kronis. Tetapi, dengan gabungan terapi serta pengobatan yang sesuai, penyandang OCD dapat belajar mengatasi kondisinya dengan lebih baik. Namun, yang menjadi permasalahannya, kebanyakan penyandang OCD bahkan tidak sadar mereka memiliki OCD. Dan jika sadar sekali pun memilih untuk tidak mengambil tindakan perawatan.

Karena OCD terlalu dianggap enteng di antara gangguan mental yang lain. OCD juga dianggap hanya ketidaknyamanan belaka. Oleh karena itu, perlu adanya perubahan sikap terhadap OCD, menyadari bahwa hanya karena bagi kita apa yang dialami penyandang OCD tidak dianggap serius bukan berarti hal tersebut tidak nyata bagi mereka.

Pada tahun 2014 - 2015, sinetron Ganteng Ganteng Serigala yang tayang di SCTV sempat populer di Tanah Air. Salah satu faktor yang mendongkrak popularitasnya adalah hadirnya aktor Aliando Syarief yang berperan sebagai Digo Syarief dan Zidan.

Setelah Aliando Syarief tak lagi membintangi Ganteng Ganteng Serigala, popularitasnya pun mulai meredup. Lalu, sahabat Prilly Latuconsina menghilang dari layar televisi pemerisa di Tanah Air.

Setelah lama tak pernah muncul di televisi, maupun di media sosial, Aliando Syarief penggemar lewat siaran langsung di Instagram @aliandooo Kok bisa?

Obsessive compulsive disorder (OCD) adalah gangguan mental yang menyebabkan penderitanya merasa harus melakukan suatu tindakan secara berulang-ulang. Bila tidak dilakukan, penderita OCD akan diliputi kecemasan atau ketakutan.

Gangguan obsesif kompulsif dapat dialami oleh siapa saja. Meski lebih sering terjadi di awal usia dewasa, OCD juga bisa terjadi pada anak-anak atau remaja. Aliando Syarief mengejutkan publik dengan pengakuannya yang secara blak-blakan.

Aliando Syarief akhirnya muncul ke publik usai menghilang berbulan-bulan dari media sosial dan dunia hiburan. Alasan Aliando Syarief, menghilang dan vakum dari dunia hiburan adalah karena didiagnosis menderita OCD atau Obsessive Compulsive Disorder.

Jika tidak, penderita OCD akan dihantui rasa cemas dan ketakutan. Hal inilah yang dialami oleh Aliando selama dua tahun ke belakang. Namun, OCD yang diderita oleh aktor berusia 25 tahun itu adalah jenis yang ekstrem.

Bahkan, gangguan mentalnya itu sempat kambuh ketika ia sedang di tengah syuting sinetron. Tak menyangka penyakitnya akan tiba-tiba kambuh, Aliando terpaksa meneruskan adegannya. Saat penyakitnya kambuh itu juga sempat terekam dalam salah satu episode sinetron Keajaiban Cinta yang saat itu sedang ia bintangi.

Sempat muncul pikiran bahwa ia harus melakukan suatu tindakan. Namun, ia berusaha sekuat tenaga untuk melawan pikirannya yang muncul tiba-tiba itu.

Di sana tuh muncul pikiran itu, dan gue harus lawan. Jadi OCD bukan di rumah, tapi OCD on screen, katanya. Saat penyakitnya itu tiba-tiba kambuh, pria yang sempat dekat dengan Prilly Latuconsina itu mengatakan bahwa ia harus berjuang dengan keras agar bisa mengendalikan penyakitnya tersebut.

Pasalnya, Aliando Syarief mengatakan bahwa di depan kamera, seorang aktor harus selalu terlihat baik-baik saja. Tapi yang namanya di layar kaca kita nggak bisa membagikan suatu hal yang negatif, tetap berusaha untuk melakukan hal yang positif.

Artikel ini telah tayang di Ifutcoy.my.id dengan judul "Aliando Syarief Terkena Gangguan Jiwa, Apa Dampak Penyakit OCD ?", Klik untuk baca: https://www.ifutcoy.my.id/2022/01/aliando-syarief-terkena-gangguan-jiwa.html.
Penulis : Ifut Coy
Editor : Admin

Download aplikasi Ifutcoy.my.id untuk akses Artikel lebih cepat dan praktis.

POPULER POST